Batam Usung Kuliner Seafood ke Pameran Bali
Denpasar 25 Maret 2021
Batam sebagai surga kuliner sudah terkenal sejak dulu kala. Tidak salah klaim itu karena dari berbagai data dan laporan, Batam yang merupakan The Three Greater atau tiga terbaik dalam hal angka kunjungan wisatawan asing di NKRI, menunjukkan alasan utama wisman berkunjung ke Batam adalah kuliner terutama seafood.
Kalangan terkait pariwisata dan regulator pariwisata sepakat untuk menjual kuliner Batam sebagai andalan pariwisata.
Salah satu upaya tersebut terlihat dari diusungnya seafood Batam ke Pameran Investasi Perdagangan dan Pariwisata, (Pameran ITT 2021) di The 21 Level Mall Jalan Teuku Umar Denpasar, 24 - 28 Maret 2021.
Jika peserta dari daerah lain menampilkan potensi dan hasil pembangunan secara umum maka Batam kali ini mengusung tema khusus, yakni surga seafood.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam menggandeng Badan Pariwisata Daerah Kota Batam, atau lebih dikenal dengan Batam Tourism and Promotion Board - BTPB, melakukan Promosi tersebut mengusung tema Batam Seafood Paradise, menampilkan materi-materi pariwisata dan kebudayaan lokal Batam.
Demikian penjelasan Edi Sutrisno, yang juga Direktur Eksekutif Batam Tourism and Promotion Board di Denpasar, 25 Maret 2021.
Kuliner masih menjadi salah satu alasan utama wisatawan berkunjung ke Batam. Selain fresh, keragaman menu di Batam sudah terkanal di mana-mana sehingga kita harus mengabarkan itu ke dunia luar. kekuatan itu harus dieksplor setiap saat.
Selain tema acara, Disbudpar Kota Batam juga melibatkan segala komponen terkait pariwisata, seperti badan, asosiasi terkait, kelompok-kelomlok, para professionalis seperti chef, bahkan Encik dan Puan Batam. Hal ini tentunya bermaksud untuk melibatkan sebanyak mungkin pihak agar bersama pemerintah membangun Kota Batam tercinta.
"Promosi Batam rutin dilakukan untuk memperkuat upaya meningkatkan Wisman ke Batam. Untuk Bali konsep Island Tourism yang biasa diusung, untuk kali ini tidak tepat selain agar berbeda dengan Bali yang juga kuat dengan konsep Island Tourism", ujarnya.
Turut juga salam pameran, Batam Chef Professional (BCP) juga dilibatkan yang mengutus Chef Hendra Syamsul menyajikan hidangan seafood sederhana khas Batam seperti Lendot dan Sop Seafood Batam, untuk pengunjung pameran mencicipi.
Hal lain yang membedakan adalah diusung semua nama-nama tempat makan di Batam mulai Kelong, restoran hingga cafe.
Beberapa pengunjung mengatakan pernah berkunjung ke Batam beberapa pernah menetap dan sangat antusias bercerita. Sebagian membuka percakapan dengan menyebut pengalaman makan seafood di berbagai restauran dan Kelong Batam, meski hampir semua tidak ingat nama tempat makan seafood di Batam. Oleh karena itu mempromosikan nama-nama restauran seafood di Batam dinilai tepat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar